Leadership

I Love my Job

Do what you love and love what you do. Easier said than done. Bak kata orang Jakarta, ngomong sih enak, coba ngelakuin sendiri. Komentator bola biasanya lebih pintar dari pemain bola yang dikomentari. Dulu pernah ada pemain bola di jaman saya remaja dulu ngomels ama pelatih nya. Betapa tidak. Dia sudah capek berlari ngejar bola, nge gocek, men tackel, menendang, tapi sama pelatihnya yang berdiri dipinggir lapangan, masih aja dimarahin dan disuruh main yang benar. Mungkin saking jengkelnya, dia langsung balas omongan pelatihnya: ” kok ndak, waang se lah nan main”. Langsung naik pitam pelatihnya yang usianya sepantaran orang tua si pemain bola.

Now, back to the topic discussion: Are you now doing what you love and love what you do? Apakah saat ini anda sedang bekerja di tempat yang anda sukai dan cintai dan kemudian apakah anda mencintai pekerjaan anda saat ini? Pekerjaan apa saja deh yang anda lakukan sekarang. Apakah ketika bangun pagi anda sangat bersemangat untuk berangkat ke kantor karena akan melakukan pekerjaan yang anda cintai?

Do you love your job?

Mari kita balik ke masa SMA dulu.  Pernah gak sih pacaran? Jika ya, do you love her or him? Atau saya robah deh pertanyaannya: Have you ever been falling in love? Pernah gak sih duluuu, masa SMA, anda jatuh cinta? Sama siapa saja lah. Jatuh cinta sama cewek  yang udah punya pacar juga gak masalah. Yang pentih jatuh cinta kan? Nah, masalah dia mau balas atau tidak, itu mah another side of story, right or wrong? 🙂

Nah, jika anda pernah jatuh cinta, maka anda akan memaksimalkan daya dan upaya untuk bisa paling tidak, sekedar ketemu dia. Entah, bangun lebih pagi agar bisa ketemu di Citi Express misalnya. Atau rela berpanas ria atau berteman dengan langau hijau demi ketemu dia. Itu masih dalam tahapan mencoba mendekati dia. Deg deg an syur. You will like every bit of the moment when trying to get close to her, when trying to get her attention and feeling satisfy when you see her and eventually get her close to you.

Sama juga dengan pekerjaan. You need to get your passion into your job so you will have a very exciting day everyday and always looking forward to go to work and about what you are going to do and experience every day. 

Itu hanya bisa terjadi jika anda melakukan pekerjaan yang anda cintai. Pekerjaan yang memang sesuai dengan tujuan hidup anda: happy.

Jika belum? Don’t worry. Take a deep breath. Think and make a plan. Don’t rush, but don’t delay.

Tapi ingat, plan diatas tidak berlaku jika itu menyangkut pasangan hidup anda. No chance. Stick with him or her. 

Don’t you ever say: “If I can turn back time…….. 

No. Don’t.

🙂

Categories: Leadership, My Story

Tagged as:

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.