Emphaty Must Come Both Ways

Empathy. Saya sangat senang sekali dengan kata ini. Menurut saya powerful sekali.

Secara bahasa, Empathy adalah suatu kemampuan untuk mengerti, memahami perasaan orang lain sehingga akan mempengaruhi reaksi dan sikap kita terhadap seseorang. Ibarat nya adalah menempatkan diri kita dalam posisi seseorang sehingga kita bisa mengerti mengapa dia berbuat seperti itu sehingga kita pun menyesuaikan respond kita.

Dengan kata lain, adalah ber prasangka baik terhadap orang. Dalam konteks ini, empathy bisa dipakai terhadap orang yang kita temui di atas Train, atau rekan sekerja, anak buah, bos kita, anak dirumah serta istri kita. Siapa saja. Bahkan, dalam konteks Islam, juga berprasangka baik kepada Allah adalah sangat dianjurkan.

Semuanya lebih karena keterbatasan kemampuan kita akan memahami terhadap suatu peristiwa. Sehingga dari pada bikin masalah atau malah merusak hati kita, mendingan berpikiran positive dan ber emphaty sehingga paling tidak, pikiran dan hati jadi tenang dan damai, yang pada gilirannya lingkungan pun damai tak bacakak lah orang sakampuang, kata orang Inggris…ย  ๐Ÿ™‚

Intinya adalah tercipatanya suasana aman, damai dan tentram…..gemah ripah loh jinawe…kata Eyang Harto duluuu.

Islam sendiri mengajarkan kasih sayang sesama umat:

ู…ุซู„ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ูููŠ ุชูŽูˆูŽุงุฏู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุชูŽุฑูŽุงุญูู…ูู‡ูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ุงู„ู’ูˆูŽุงุญูุฏู ุฅูุฐูŽุง ุงุดู’ุชูŽูƒูŽู‰ ู…ูู†ู’ู‡ู ุนูุถู’ูˆูŒ ุชูŽุฏูŽุงุนูŽู‰ ู„ูŽู‡ู ุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ุจูุงู„ู’ุญูู…ู‘ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู‡ูŽุฑู

Artinya: โ€œPerumpamaan orang-orang beriman dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka bagaikan tubuh yang satu, apabila ada anggota (tubuh) yang merasa sakit, maka seluruh anggota yang lainnya merasa demam dan tidak bisa tidur.โ€

Empathy perlu latihan terus menerus sehingga membuat kita bisa bereaksi secara otomatis ketika ada kejadian menimpa kita.

Saya berusaha keras untuk senantiasa berpikiran positif dan empathy terhadap apa saja yang saya hadapi. Saya sih gak ideal banget. Masih jauh lah. Cuma masih berusaha keras mengerti posisi seseorang sebelum saya berkomentar atau membalas. Misalnya ketika duduk di Train, ada yang duduknya seenak nya sambil bermuka masam, mungkin reaksi pertama kita akan bilang: “Sialan nih orang..” Tapi kalau kita berpikiran:”Oh, mungkin dia barusan dimarahin sama bos nya, atau berantem sama istri nya, atau memang capek banget” Akhirnya saya jadi diam aja, dan tidak jadi mengeluarkan “umpatan” dalam hati tadi. Mungkin saja dia memang lagi bete dan gak mau ngomong sama orang. Yah biarin aja tapi juga jangan kasih “dirty look”. Just relax. Biasanya reposnd orang pun akan “better”. Atau ..kali aja dia emang “Ash***”…hahahhaah….

Emphaty harus lah datang dari dua sisi. Misal di kantor, kita kan maunya merasa aman lah, gak di omelin, dan maunya diperhatikan dan di tolong ketika ada kesusahan. Kita kan maunya lingkungan yang kondusif untuk bisa maju, bebas berekspresi tanpa harus takut akan di pecat kalau gagal atau salah.

Namun, kita sebagai karyawan juga harus punya rasa tanggung jawab dan merasakan empathy kepada boss kita, sehingga boss juga akan merasa bahwa anak buahnya akan support boss nya dalam segala hal walau kondisi sulit sekalipun. Sama halnya dengan harapan kita bahwa boss pun akan back up kita dalam kondisi apapun.

Ini akan melahirkan TEAM WORK yang luar biasa. Setiap orang akan siap sedia membantu rekan nya jika diperlukan karena dia juga yakin teman nya juga akan bantu dia ketika diperlukan.

Sama hal nya dengan di rumah, gak cuma ayah saja yang diminta untuk memberikan perhatian dan emphaty ke anak anak dan istri, namun sebaliknya, anak anak pun mesti punya tanggung jawab di rumah sesuai dengan kapasitas mereka, begitu juga dengan istri.

So, try to practice empathy today at your work, at your home and you will feel different.

You will feel a lot better, for you and for your colleagues and off course, for your loved one.

โ€œLove cannot be contained within our speaking or listening. Love is an ocean whose depths cannot be plumbedโ€ฆโ€ฆ.Love cannot be found in erudition and science, books and pagesโ€ฆ..the kernel of Love is a mystery that cannot be divulgedโ€. (Diwan-i-Shams-I Tabrizi)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s