Introduction to Leadership for Engineer

Saya memulai karir sebagai Engineer di sebuah perusahaan Engineering di Jakarta sejak lulus kuliah di teknik mesin UI. Sebagai engineer muda saya mencoba mengerti pekerjaan yang diberikan dan melakukan tugas tersebut dengan sebaik baiknya. Saya termasuk orang yang sangat serius dan fokus dalam bekerja. Bidang pekerjaan saya adalah melakukan perhitungan Stress Analysis dari piping system dari sebuah Oil and Gas Facilities, dalam hal ini pada Kilang Minyak di daerah Bandar Abbas, negara teluk Iran. Sehingga segala sesuatu tentang piping system dan perhitungan stress analysis pun saya pelajari. Perusahaan pun menyiapkan training yang saya butuhkan agar bisa mengerti lebih dalam tentang pekerjaan saya di Stress Analysis. Seiring dengan waktu berlalu dan keterlibatan saya didalam melakukan perhitungan dari mulai yang sederhana sampai yang rumit, saya pun mulai dipercaya untuk menjadi Lead dari unit saya.

Nah, disinilah mulai permasalahan timbul.

Jadi engineer yang mumpuni jelas bukanlah pekerjaan sulit karena ada training nya dan langsung applikasi ke pekerjaan, sehingga dengan latihan akan jadi lancar dan mantap.

Lah, jadi Lead Engineer, artinya saya melakukan pekerjaan teknis juga sekaligus memastikan pekerjaan anak buah saya bisa dilakukan dengan benar. Bahkan ada pekerjaan lain yang saya mesti lakukan seperti menghadiri rapat, bicara soal schedule, menjawab pertanyaan dari department lain, menjelaskan jika anak buah saya kurang mengerti dan sebagainya. Nah, ini gak ada training nya, dan biasanya perusahaan oun tidak menyiapkan training tersebut.

Terus gimana? Apa yang mesti saya lakukan?

Posisi sebagai Lead Engineer atau pun juga Supervisor adalah sebuah jabatan struktural yang memberikan kita sebuah wewenang atau authority terhadap orang yang berada dibawah pengawasan kita. Sukses nya sebuah pekerjaan dalam tanggung jawab si Supervisor atau Lead Engineer akan banyak berpengaruh kepada suskes nya pekerjaan anak  buahnya. Karena dia toh tidak mungkin melakukan semua pekerjaan bukan? Dia harus mendelegasikan sebagian pekerjaannya kepada anak buahnya, kemudian memastikan bahwa anak buahnya akan mampu melaksanakan pekerjaan dengan lancar dan menghasilkan output sesuai dengan yang diharapkan. Caranya? Wallahualam kata si boss.

Disinilah berperannya sebuah skill yang disebut Leadership. Leadership skill adalah sama dengan skill skill lainnya yang bisa dipelajari dan di latih sampai kemudian jadi mahir dan mantap.

Leadership skill itu sangatlah perlu dimiliki oleh setiap orang hidup karena akan banyak mannfaatnya didalam kehidupan nya, baik sebagai pekerja, sebagai anggota masyarakat dan juga sebagai ayah atau juga ibu didalam rumah tangga.

Dengan mempunyai Leadership skill yang pas, maka dia akan mampu menjalankan tugas nya dengan tepat dan sukses, Insya Allah.

Selama lebih dari 27 tahun bekerja mulai sebagia Engineer dan kemudian naik pangkat jadi Lead Engineer, Project Egineering Manager di Indonesia dan kemudian melanglangbuana ke Singapore, California, London dan kemudian ke Saudi Arabia, menambah kaya khasanah keilmuan saya baik dibidang Engineering pada awalnya, sampai kemudian menapak jenjang management dan menjadi Lead Engineer, kemudian Lead Project Engineer.

Pengalaman 27 tahun itu mengajarkan saya banyak hal terutama dalam hal leadership. Ilmu yang saya dapat ketika bekerja dengan para ahli Engineering dan Project Management di belahan dunia sebelah utara katulistiwa serta leadersip skill yang saya terima dan jalani selama ini di manca negara, menurut saya merupakan keberkahan dan nikmat dari Allah SWT yang sangat saya sukuri.

Saya pikir, pengalaman ini akan sangat berguna bagi mahasiswa yang sedang atau akan segera lulus, atau engineer yang baru lulus, maupun engineer yang sudah mapan sekalipun. Karena itulah saya pun berniat untuk menulis sebuah buku dengan judul Leadership for Engineer.

Namun, bukan cuma  dari sisi ilmu leadership saja dan juga bukan dari Ilmu management saja yang akan saya tulis, namun saya melihat bahwa memasukan nilai nilai dan prinsip ke agamaan kedalam ilmu leadership ini sangatlah relevan dan bisa menciptakan leader yang hebat dan sukses dalam pekerjaan maupun dalam rumahtangga. Saya sangat percaya bahwa memasukan pemahaman dan pengaplikasian tentang nilai nilai Islam didalam ilmu Leadership akan sangat pas dan bahkan akan sangat membantu bagi kita didalam mempraktekan didalam hidup dan kehidupan ini. Baik di bidang pekerjaan kita, lebih penting lagi untuk dipraktekan di dalam kehidupan rumah tangga kita dalam hal beriteraksi dengan istri dan anak anak.

 

Beberapa skill dari Leadership, menurut pengalaman saya, yang perlu dipelajari diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Management
  2. Motivating
  3. Delegating
  4. Empowering
  5. Courageous
  6. Decision Making
  7. Empathy

Saya lebih suka mengelompokan kedalam hal berikut ini:

  1. Scope Control Management
  2. Quality Time Management
  3. Communication & Relationship Management
  4. Empathy and Trustworthiness
  5. Courageous and Decision Making

Tiap bagian akan selalu mempunyai prinsip islami yang jika di applikasikan akan menjadi sangat indah dan bernilai ibadah.

Semua itu akan saya bahas lebih detail didalam postingan selanjutnya, Insya Allah.

Advertisements

2 Replies to “Introduction to Leadership for Engineer”

  1. Semoga bermanfaat buat kita pak… khususnya untuk engineer yang akan memasuki tahap supervisor

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s