My Story

Perjalanan Mencari Allah

Mempelajari agama adalah suatu keinginan yang sangat besar sejak saya kecil. Dulu, di Padang, sepulang sekolah, saya dikirim ke pengajian di surau, belajar membaca dan menulis Al-Quran.

Ketika beranjak remaja, karena sudah terbiasa, maka menghadiri pengajian selepas sholat magrib adalah menjadi makanan sehari-hari.

Saya senang mendengar cerita-cerita dari Ustad tentang kisah para Nabi-nabi di jaman dulu, juga kisah Khalifah, sampai ke pengembaraan Islam menguasai belahan Selatan Eropa.

Hal ini berlanjut terus sampai SMA. Bahkan ketika itu, sudah tertanam niatan untuk meneruskan ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Sayang nggak tercapai, malah nyangkut di Teknik Mesin Universitas Indonesia.

Namun, semangat belajar agama tetap disuburkan.

Di Kampus UI, mulai dari Salemba, terus ke Depok, sering berdiskusi dengan teman-teman.

Banyak yang kami diskusikan. Namun ada satu hal yang mengusik pemikiran saya yaitu pertanyaan tentang sejauh mana peranan Allah didalam setiap pergerakan kita.

Apakah ketika kita berbicara, misalnya, apakah Allah yang menggerakkan mulut kita?

Apakah ketika berlalri, Allah pula yang membuat kaki kita berlari?

Jika jawabannya adalah ya, maka bisa dibayangkan betapa “sibuknya” Allah melakukan hal itu pada semua umatnya, bukan cuma manusia, tapi juga hewan, tumbuhan, angkasa luar, sampai ke Bintang dan Bulan serta Matahari.

Memang bisa saja orang bilang: “Bagi Allah hal itu sih gampang saja. Allha maha besar”.

Tapi, saya nggak begitu puas dengan jawaban seperti itu.

Bagi saya, nggak seharusnya Allah bersibuk ria hanya menggerakkan kaki kita, misalnya. Terlalu kecil pekerjaan itu bagi Allah Yang Maha Besar.

Lalu timbul pemikiran, bahwa Allah telah menciptakan sebuah sistem yang bergerak dengan sendirinya, seperti Robot misalnya, dan sudah diprogram untuk melakukan sesuatu.

Ini saya juga nggak bisa memahami, karena jika demikian, jika semua sudah diprogram, buat apa kita diberi Akal Pikiran alias Otak? Buat apa kita bekerja jika semua sudah diatur: Rexeki diatur, jodoh diatur, maut diatur, mau kemana sudha diprogram.

Alhasil, dua pemikiran diatas saya tolak mentah-mentah.

Allah memberikan Isyarat di Al-Quran pada surat Yunus Ayat 61 (10:61), yang artinya kurang lebih:

    Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarah (atom) di bumi atau pun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauhul mahfuz).
    Ayat diatas mengatakan kepada kita bahwa Allah “menyaksikan” setiap detik dalam hidup kita, setiap langkah yang ktia lakukan, dan sekecil apapun perbuatan kita

Dengan kata lain, Allah tidak “menggerakkan” kita dalam setiap langkah kita.

Artinya bedakan?

Satu lagi dalam Surat Al-An’am ayat 59: (6:59):

    Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz).

Kedua ayat diatas sangat saya pahami dan yakini bahwa Allah Maha Mengetahui apapun pergerakan kita.

But, still, it does not answer my curiosity. Tidak menjawab keingintahuan saya.

yaitu: Apakah Allah yang menggerakkan tubuh kita dalam setiap pergerakan yang kita buat atau lakukan?

Lebih jauh lagi, apakah Allah, dengan pemahamam bahwa segala sesuatu telah ditulis dikitab yang nyata, lauhul mahfuz, sudah menetapkan sebuah kejadian jauh sebelum kejadian itu berlangsung? Baik itu untuk urusan Rezeki, Jodoh, Prestasi, Maut?

Sebagai contoh, ketika kita akan duduk pada sebuah ujian umum misalnya, apakah Allah sudah mengetahui hasil akhir dari hasil test kita itu, regardless apapun usaha kita ketika ujian?

Ketika kita interview untuk sebuah pekerjaan, sebelum kita memasuki ruangan Interview, apakah Allah sudah mengetahui bahwa kita akan gagal atau berhasil?

Ketika saya akan menulis ini, apakah Allah sudah mengetahui apa yang akan saya tulis? Atau lebih jauh lagi, apakah Allah lah yang menggerakkan tangan saya ini? Kalau misalnya saya berhenti menulis, karena ingin membuktikan bahwa sayalah yang mengontrol diri saya, apakah berarti Allah juga yang memberhentikan tangan saya ini?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang “running around” in my head since I was young boy.

Ketika dulu, saat saya akan menyatakan Cinta kepada kekasih hati semasa SMA dulu, saya bertanya apakah Allah sudah tahu apa jawaban si Dia? Bagaimana kalau dia menolak, apakah Allah ayng menyuruh dia menolak saya, misalnya?

Pertanyaan itu tidak terjawab waktu itu.

Dua puluh lima tahun setelah itu, saya baru menemukan jawabannya.

Setelah melalui ribuan kilometer, melalui sebuah proses penemuan diri, saya akhirnya menemukan jawaban yang mengakhiri pencarian dalam diri.

Untuk pertanyaan saya tentang kemampuan untuk melakukan sesuatu, misalnya duduk, berdiri, menulis, berlari: Jika saya mampu melakukan hal tersebut, lalu dimana peran Allah? Bagaimana cara Allah SWT ikut campur? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana ternyata, yang jika kita bagi ada 3 kemungkinan:

  1. Kita Memiliki kemampuan tersebut Tanpa Allah
  2. Kita memiliki bersama-sama Allah
  3. Kita Memiliki Dengan Perkenan Allah

Jawaban yang pertama dan kedua adalah SALAH, karena berarti sebuah kekufuran, karena mengabaikan ALLAH dan memposisikan kita sama dengan ALLAH, sesuatu yang nggak boleh. Jawaban yang terakhir adalah yang paling benar. Hanya dengan perkenan ALLAH lah, yang memiliki diri kita sepenuhnya, kita bisa melakukan hal itu. Jika Allah memberikan kemampuan itu kepada kita, maka itu adalah Anugrahnya, rahmat nya. Tetapi jika dia mencabutnya, maka ituadalah ujiannya.

DIA lah Sang Pemilik, pemilikan yang diberikan kepada kita, dan DIA lah yang berkemampuan atas Kemampuan yang dikuasakan-NYA kepada kita. Jatuh langsung saya bersujud kepada ALLAH mohon ampun atas pertanyaan tadi. Lahaula walaquwwata illabillahi ‘aliyyil’adziim. Tak ada daya dan upaya selain dengan izinnya.
Lalu bagaimana dengan kejadian yang akan terjadi yang sudah ditulis dilauhul mahfuz? Rezeki, Jodoh, Maut? Atau apakah ketika akan interview Allah sudah memutuskan kita akan gagal atau berhasil jauh sebelum kita memasuki ruangan Interview? Saya melihatnya bahwa apa yang dituliskan di lauhul mahfuz adalah sebuah kejadian yang baru akan terjadi atau kemungkinan akan terjadi, yang akan diberikan oleh ALLAH SWT.
Surat Al-Israa Ayat 30:

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hambanya.
Surat Al-Anfal Ayat 53:

Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
Dalam hidup ini, ada hukum sebab dan akibat. Sebab kita belajar, maka kita jadi pandai.

Sebab kita bekerja, maka kita mendapat rezeki.

Sebab kita jahat sama orang, maka kita pun dijahatin orang.

Surat Asy-Syuura Ayat 30:

Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
Allah telah mengatur alam semesta beserta isinya ini. Mereka berjalan dalam aturan yang telah digariskan Allah. Jika kita menuruti aturan, Insya Allah, kita akan menuju kegemilangan.

Manusia diberikan akal dan pikiran untuk memikirkan setiap langkah dan perbuatan, dengan berpedoman kepada Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW.

Kita diberi kebebasan memilih, untuk masuk syorga atau neraka. Pilihannya jelas, konsekwensinya pun ada jelas pula.

Seperti pada surat Yunus ayat 61 diatas, maka Allah memperhatikan dan mengetahui apa yang akan kita buat.

Distulah perlunya kita, disetiap gerak dan langkah kita, senantiasa memohon bantuan dan pertolongan NYA, sehingga kita terhindar dari kesalahan dan malapetaka.

Karena, pada surat AL-Baqarah Ayat 186:

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Hanya Allah yang bisa menolong kita, bahkan ketika akan terjadi sesuatu yang buruk sekalipun.

Tentu saja semuanya nggak datang begitu saja. Ada persyaratannya. Nggak mungkin kan kalau kita selama ini nggak kenal sama ALLAH, terus tiba-tiba saja kita minta tolong.

Bisa-bisa Allah akan bilang begini: “Sia waang?” (dalam bahasa Padang, ibarat katanya..)

Sehingga, perlu rasanya kita senantiasa berzikir, perbanyak mengingat Allah, mengerjakan perintah NYA, perbanyak Sholat Sunnat (yang Wajib sudah pastilah ya..), bezakat dan besedekah, menolong sesama.

Categories: My Story

Tagged as:

63 replies »

  1. Allah menurut saya adalah maha adil dan bijaksana, Dia tidak akan bertindak yang tidak sesuai dengan hukum alam, semua kejadian sepengetahuannya, maka bila kita berdoa/berperilaku/berusaha/berencana haruslah yang logik/masuk akal. Inilah hasil pemikiran saya selama ini

    Like

  2. Kesimpulan ini sepertinya baru kesimpulan sederhana. Seolah-olah hanya berlaku untuk kejadian pada satu orang.
    Hal yang sederhana, Tuhan sudah mengatur rejeki satu orang (misal: A)melalui orang lain (misal B). Jika orang B memiliki kehendak bebas sendiri (berbeda dengan ketentuan Tuhan), bukankah yang akan terjadi akhirnya A tidak tertolong (atau, skenario Tuhan berubah)? Padahal ketika Tuhan sudah menentukan sesuatu terjadi, maka sesuatu itu pasti terjadi. Dan jika Tuhan sudah menentukan sesuatu tidak terjadi, maka bagaimanapun manusia berusaha, pasti tidak akan terjadi.
    Dengan demikian.. takdir masih sesuatu yang misterius mas:)

    Like

    • Kt coba jwb scara sederhana,kalau B jalim C – Z diantarax masih dpt membantu,takdir ada yg tdk dpt dirubah ada pula yg dpt dirubah smua hak mutlak NYA’ (Kodho & Kadhar) kalu ke 2 hal ni sy jelaskan Cukup panjang sy percaya anda pham. Balik cerita B dia termasuk pengingkar dan jalim,Hakekatx Itu Perkenan Allah Tp Ingat Itu tdk disukai Allah’ tentu ada konsekwensix,Contoh: gantung diri,memperkosa, dan perbuatan buruk lainx.tiada daya tanpa NYA tp ingat itu tidak disukaix bahkan dimurkai NYA. Kt tanya balik Kenapa tuhan ciptakan Berpasangan laki perempuan, Siang-mlm Baik Buruk…… Agar Akal pikir & Ilmu kita berpubngsi dng Baik dibawah kendali Iman Sbg In put Utk Menghasilkan Out Put = Ahlak(nafsu ) Yg Baik Terkendali Sesuai yg Dianjurkan Dan yg Disukai NYA’ .

      Like

    • Allah menentukan garis besarnya, tapi manusia yang menentukan detilnya. memang hal yang sudah ditentukan adalah jodoh, rizeky, maut. tapi manusia yang menentukan detil perjalannya menuju takdir yang sudah ditentukan. mau dia belok ke kanan dulu, ato berhenti dulu. itu tergantung manusianya. karena manusia juga diberi kehendak. jadi, manusia adalah makhluk tak terbatas yang terbatas…

      Like

  3. Allah selalu mengetahui dan memberikan semua yang kita mau tanpa kita sadari dan mengapa juga kita diharuskan bersyukur dengan apa yang kita dapatkan.
    Point diatas telah menjelaskan bahwa Allah mengetahui apa-apa yang dilakukan, diinginkan umatnya…. persoalannya hanya waktu kapan sesuatu yang kita pinta itu dapat terlaksana, kalaupun apa yang kita pinta tidak terlaksana itu merupakan suatu ketentuan Allah pada kita ( intinya terbaik untuk kita ), tetapi kenapa manusia selalu ada yang berprasangka buruk. Allah memberikan ujian/sikasaan pada seorang hambanya tidaklah sama satu sama lain ada dengan kekayaan , kemiskinan ,dll
    jadi intinya Allah selalu dekat, hanya saja diri kita mampu tidak menyingkap penghalang antara keduanya.
    Terimakasih mungkin masih panjang kalau dilanjutkan, tapi mudah-mudahan dapat membuka pikiran kita semua.

    Like

  4. Allah selalu mengetahui dan memberikan semua yang kita mau tanpa kita sadari dan mengapa juga kita diharuskan bersyukur dengan apa yang kita dapatkan.
    Point diatas telah menjelaskan bahwa Allah mengetahui apa-apa yang dilakukan, diinginkan umatnya…. persoalannya hanya waktu kapan sesuatu yang kita pinta itu dapat terlaksana, kalaupun apa yang kita pinta tidak terlaksana itu merupakan suatu ketentuan Allah pada kita ( intinya terbaik untuk kita ), tetapi kenapa manusia selalu ada yang berprasangka buruk. Allah memberikan ujian/sikasaan pada seorang hambanya tidaklah sama satu sama lain ada dengan kekayaan , kemiskinan ,dll
    jadi intinya Allah selalu dekat, hanya saja diri kita mampu tidak menyingkap penghalang antara keduanya.
    Terimakasih mungkin masih panjang kalau dilanjutkan, tapi mudah-mudahan dapat membuka pikiran kita semua. ( berikan yang terbaik untuk semua hal yang kita lakukan biarkan Allah yang menyempurnakan )

    Like

    • Saya tergugah dengan pernyataan RINDU pada tgl 20 Juli 2008, bahwa RINDU sedang mencari ALLAH ??? Apakah sudah ketemu jalan NYA ? Sesunggiuhnya DIA dekat dengan kita termasuk RINDU sendiri, tapi kita yang tidak sungguh-sungguh ingin tahu Kedudukan NYA dimana dan berupaya untuk mengenal lebih jauh. Saya Mudah-mudahan juga dengan se-ijin DIA saya berupaya membimbing RINDU untuk lebih kenal dengan DIA, Nikmat sekali sebenarnya dekat dengan DIA, Allahu Akbar.
      Wasalam. H. Yana (085695183034)

      Like

  5. Ya benar, alam ini Allah jalankan dengan peraturan umum sebab dan akibat. Namun harus diingat Allah SWT itu juga pencipta sebab dan penentu akibat. maka hak mutlak segalanya adalah pada Allah SWT. Kita wajib berusaha, melahirkan segala macam sebab menurut upaya kemanusiaan kita, tetapi harapan jangan dimutlakkan kepada sebab itu melainkan keada Allah SWT. Namrud mahu membakar Nabi Ibrahim as dengan kobaran api yang sungguh besar tetapi sebab yang diwujudkannya itu tidak melahirkan akibat yang dimahukannya. Api menjadi dingin, sebab tidak lagi membawa akibat dalam peristiwa itu. Berlaku pula perbincangan para tabib dengan Maulana Jalaludin Ar Rumi perihal daya kehidupan. Para tabib menegaskan bahawa darah itu adalah daya dan upaya hidup yang paling utama. Disanggah pula oleh Maulana Jalaluddin rumi dengan mengatakan bahawa izin hidup hanya darii Allah SWT. Lalu dikerat urat darahnya hingga mengalir banyak darahnya keluar dari tubuh sehingga puct seluruh tubuh dan wajahnya. Nyata dia masih hidup, lantas katanya Allah SWT itulah yang menghdiupkan, darah itu hanya menjadi sebab tetapi tidak mesti membaw akibat. Wallahualam

    Like

  6. Aku jauh Engkau jauh-Aku dekat engkau dekat. Lirik sebuah lagu yg tepat,cocok,dan akurat bagi mereka yg mencari Allah akan tetapi perlu anda ketahui bahwa siapapun apapun dan kapanpun selama kita hidup di alam fana ini tak kan mungkin dapat bertemu/melihat wujud haqiqi Allah,dalam pandangan wujud Definisi anda. Anda pasti mengetahui tarikh nabi Alah MUSA as. Wallahu a’lam.

    Like

  7. Allah Maha mengetahui semua hal yang ada di alam semesta ini, Allah tidak perlu dicari! DIA yang Maha Esa sudah ada, tinggal kita sebagai khalifah yang mau dan bisa mencintai ALLAH atau tidak!
    🙂
    PEACE!!!

    Like

    • Kalau ada Nama Pasti ada Orang ,atau bendanya, yg harus kita kenal ketahui baru kita kontak dng yg dimaksud diatas utk kita rawat,disayang2 kita ingat2 & cintai n Bla..bla… bla… Begitu pula Allah Taalla. Bgman mau Sayang dan Cinta Kalau Tidak kenal Dengat Zat Ya. tau nya udah ada Jngan jalankan perintah mas! Kalau belum kenal dangan yg punya perintah.apa Bedanya Mas Tak kasi Surat Perintah Kerja ( SPK) suruh kerjakan proyek Irigasi ternya setelah proyek selesai mau tagihan n laporan hasil proyek bingung cuman tau surat n Nama Sy aja, ngak tau sama sekali ama sy (ngak kenal ) kan berabe (Tekor) La mas, SPK sy analogikan (Al- Quran & Hadist) Proyek Printah Allah…Dlm Tanda KUTIP””

      Like

      • jd jauh lah lebih Baik Awaludin Makrifatullah. Awal agama Mengenal ALLAH. Kenal dngan yg kasi proyek dulu Baru Baca SPK nya plajari Rabnya Deal Kerjakan Proyeknya (Baca,Pelajari dimengerti Dan amalkan Isi Al-Quran Dan Hadist nya ) Semata2 Mengharap Rahmat ,nikmat & ridhonya…Insya…Allah…

        Like

  8. aku ingin sekali berubah dan insyaf dari segala kesalahn dan dosa2 besar ku,, tapi aku tak bisa ngendalikan nafsu binalku yang seakan2 selalu mengrogoti imanku,,, Ya Rabb tolong hamba dan selamatkan hamba dari dosa homoseksual ini,,,

    Like

    • da pepatah mengatakan. ketika aku muak dengan keadaan. maka aku tidak berhak untuk menyalahkan keadaan. aku akan berpindah untuk mencari keadaan yang aku inginkan. ato aku akan berusaha untuk merubah keadaan yang memuakkan itu menjadi keadaan yang aku inginkan.

      Intinya: bergeraklah untuk suatu perubahan…

      Like

  9. Andai kalian tahu bahwa aku selalu mencari dimana Allah Tuhanku berada,, aku suka segala berbentuk religi, tapi disaat aku mulai bersih pasti datang seribu ribu kotoran yang sangat membuatku tergiur dan selalu saja iman ku tergoda,,,aku mohon bagi teman2 yang sangat berilmu agama tolong temanmu ini, keluarkan dari segala dunia hitam ini, aku sudah capek aku ingin menikmati kehidupan normal…

    Like

    • kawan ada 2 hal yang sangat berpotensi membentuk pribadi seseorang. “MERUBAH ato DIRUBAH”. manusia mempunyai kemampuan salah satu kemampuan itu dalam satu waktu. Jika dia mampu merubah dia akan bisa mengendalikan linkungan sekitarnya. tapi, apabila orang itu berpotensi untuk dirubah. maka carilah lingkungan yang berpotensi untuk merubah anda untuk jadi lebih baek.

      Like

  10. jangan menanyakan sesuatu yang tidak terbatas kepada suatu hal yang terbatas, bisa gila tuh kita. gini aja kenapa kita hanya memikirkan dan mempertanyakan hak-hak kita sedangkan kita tidak memikirkan hak-hak Allah, untuk lebih jelasnya tentang pencarian siapa Tuhan kita ini dan kenapa kita diciptakan cari aja jawabannya di kitab – kitab ciptakan para ulama.

    Like

    • ada kalanya sesuatu bisa diterima dengan logika natural yang bisa dibuktikan. Tapi ada juga sesuatu yang hanya bisa diterima dengan logika supranatural. yaitu sesuatu yang hanya bisa dibuktikan dengan statement tanpa bukti empiris…

      Like

  11. Bismillahirrahmannirrahim
    Dengan bergaul dan berkumpul bersama dunia atau kaum putih insya Allah anda kebagian putihnya dan butuh proses dalam perjalanannya dimana konsiderasinya adalah waktu… dan Insya Allah cepat karena hasrat itu sudah ada dalam diri mas…. Wass.

    Like

  12. i still haven’t found what i’m looking for ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
    life is a journey, a never ending journey i guess
    what we are, where we will
    just like you said : it all questions running around in my mind.

    Like

    • Orang yang bingung itu adalah tanda orang yang mau berfikir. yakinlah bahwa setiap pertanyaan pasti ada jawabannya. tinggal kita mau untuk berusaha mencari ato tidak.

      Karena manusia itu terbatas, maka manusia sadar bahwa ada sesuatu yang tidak terbatas…

      Like

      • Mas Immawan mubie, saya sangat setuju sekali dengan semua koment yang telah ditulis di makalah ini. Namun sebagi Saudara lahir bathin saya hanya sedikit mengingatkan bahwa Allah tidak ingin kita berlama-lama membahas tentang Kuasa-NYA itu tanpa kita tidak berupaya sungguh-sungguh mewujudkannya. DIA tidak suka kita sebagai hamba-hamba NYA berdialog tentang DIA tanpa adanya aplikasi. Segera wujudkan !!! Allah itu nyata dan wujud dan sangat dekat dengan kita bahkan tidak lebih jauh dari urat nadi leher kita. Segera kenali DIA secara nyata. Mari kita sama-sama berupaya untuk kenal DIA dengan cara kita kenal Diri. Siapa DIA dan siapa kita (hamba-hamba NYA). Allahu Akbar.
        Iman tidak bisa dicari namun kita akan di-imankan atas keinginan NYA dan tidak bisa kita yang menginginkannya. Kita yang akan dipilih oleh NYA kelak. Tapi DIA sangat rahman-rahim semoga kita dalam waktu yang tidak terlalu lama akan menjadi orang yang juga DIA pilih. Yuk kita berupaya sama-sama menjadi orang pilihan NYA ?!
        Ada methoda khusus untuk berupaya menjadi yang DIA pilih, tidak pandang bulu DIA berkehendak. Bisa saja seorang ustadz, pedagang, pengusaha bahkan seorang pelacur sekalipun jika DIA sudah berkehendak. Lillahi ta’alaa lahaula walaaquwwata ilaa billaah.

        Wasalam,
        H Yana.

        Like

    • Apa bila Tuhan Membukakkan Bagi mu jalan Utk Makrifat,maka janagn hiraukan amalmuyg masih sedikiy krn ALLAH tdk akan membuka jalan td melainkan dia berkehendak Memperkenalkan dirinya kepada Kamu. Ada Dua Jalan Makrifat 1.Kita Mencari atas Perkenan NYA 2.Kita Dicari NYA. By Wallikutubullah.Com .MS.Mohamad Nazir AS.shaqir.

      Like

    • Bagaimana kita mau pedekate sama Tuhan kalo kita tidak mengenal Tuhan kita. Allah memrintahkan manusia untuk memikirkan segala sesuatu “afalaa tatafakkaruun, afalaa tatadzakkaruun, afalaa ta’qilun” dan masih banyak lagi ayat yang menerangkan manusia disuruh untuk berpikir.

      apa bedanya kita dengan orang kafir kalo hanya menerima begitu saja dari orang2 sebelum kita??
      “wa idza qiila lahumuttabi’u maa anzalallahu qooluu bal nattabi’u maa alfainaa ‘alaihi abaa-ana. awalau kaana abaa-uhum laa ya’qiluuna syaian walaa yahtadun”.

      Like

    • Asalamualaikum wrwb,
      Mba Marisa, jika mba dengan ketulusan hati dan sungguh-sungguh ingin mencintai dan dicintai Allah, lillahi ta’alaa akan ada petunjuk dan bimbingan NYA melalui hati kita. DIA tidak hanya kita berkeinginan saja, namun wujudkan keinginan tersebut. Sayapun sedang dibimbing oleh Saudara lahir bathin yang sudah lebih dahulu mengenal, mencintai dan dicintai Allah melalui methoda khusus dan kelak akan dibimbing beliau dengan penuh keikhlasan. Dan semuanya benar-benar nayata, karena sesungguhnya DIA itu maha pengasih dan penyayang. Jangan berlama-lama menunda keinginan untuk lebih dekat dengan DIA dengan kuasa NYA.

      Wasalam,
      H Yana

      Like

      • H Yana, maksudnya masuk ke tharikat gitu yaaaaaaa…
        thariqatnya apa, kak..& apakah Kak Yana sudah mengalami sendiri…?

        salam

        Like

  13. dalam hidup setiap orang berproses dan proses ini kita sebutlah belajar, dan belajar berketuhanan juga melalui proses, sama seperti proses yang telah kita lewati dari mulai TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan seterusnya. kapasitas dan pola berfikir akan terus berubah. dan masih akan terus berproses sampai kita mati. karena hakekat hidup ini adalah belajar atau berproses, untuk tahap kehidupan selanjutnya.

    Dalam proses berketuhanan disitulah kadang kadang sering KEIMANAN seseorang turun naik dan tidak konstan apabila tidak memiliki pegangan kuat. dan agama bukan logika. dalam agama kita bicara keyakinan.

    Kebenaran itu sifatnya mutlak dan bukan berdasarkan pendapat, karena pendapat merupakan interpretasi otak dan pemikiran manusia. Kebenaran mutlak itu ada didalam al quran dan kita sebagai umat islam wajib meyakininya atau iman apa al quran.

    Yakin itu adalah Iman, sebagai mana rukun iman merupakan dasar dalam menjalankan Agama Islam, rukun iman merupakan komitmen umat islam sebelum masuk dalam Rukun Islam, yang merupakan Aplikasi atau implementasi dari Rukun Iman.

    “seandainya Allah memperlihatkan wujud nya, sudah pasti semua orang berbondong bondong ber iman dan masuk islam” pertanyaan nya kalau begitu buat apa manusia diciptakan??? tidak ada ujian dan proses belajar lagi didunia dan apa arti nya otak /akal pikiran dan hawa nafsu yang ada dalam manusia?

    Allah tidak perlu dicari, dia ada dan kita hanya perlu mempercayai, yang ghoib itu rahasiaku??

    Manusia ditunjuk sebagai khalifah di bumi untuk melihat, mendengar, merasakan kebesaran tuhan akan kah manusia bersyukur? hanya tanda tanda kebesaran tuhan lah yang mampu dilihat jasad manusia.

    tingkatkan keimanan kita, implementasikan dalam rukun islam, dan ihsan sebagai parameter keislaman.

    Like

  14. ALLAHU AKBAR 3x. LAHAULAWALAQUWWATA ILLAHBILLAH. tiada daya dan upaya hanyala milik ALLAH SWT. ALLAH SWT, begitu dekatNYA di urat leher. kemanapun mukamu kau hadapkan disitulah ALLAH, berada. ALLAH SWT, tidak di batasi oleh RUANG dan WAKTU bahkan DIAlah yang MENCIPTAKANNYA. catatan penting patut kita renungkan bersama bahwa ada asma ASMA [nama] ALLAH SWT, saling berlawanan seperti : ALLAH MAHA BESAR sekaligus MAHA HALUS. WAL AKHIR dengan WAL AWAL, MAHA GAIB dengan MAHA NYATA> tetapi pada hakekatnya sama walaupun bertolak belakang .

    Like

  15. ALLAH itu ada sifatnya goip ALLAh itu tidak ada jarak nya dengan kita ALLAH itu sangat dekat sedekat saat kita sedang ber nafas dan di dlm hati kita allah ada dan takseorang pun yang tau kecuali amal dan perbutan nya bagi seorang muslim

    Like

  16. Hakekatnya segala kehendak dari Allah SWA.,Sebagaimana Nabi Muhammad SAW menjadi Rasul ,, bukan karena kehendak beliau tapi kehendak ALLAH SWA.
    ada yang menyangka kalau saya bekerja saya pasti dapat duit ,,, menurut saya tidak begitu ,,,sebab ada orang yang berdagang menyaka dalam alam pikirannya akan mendapat duit ,, malah rugi yang didapat
    ,,, kalau begitu jadi apa yang mesti kita perbuat ,,, satu -satu jalan menjauhi larangannya dan mengerjakan perintahnya ,,, dan selalu menyerahkan diri segala urusannya kepada ALLAH SWA ..Karena dia pemlik kita dari awal hingga akhir ,,sebagaimana kita masih dalam kandungan ibu kita…hingga kembali kepadaNya..
    Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku kuserahkan kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam
    wallahualam bissawab

    Like

  17. Seekor siput pasti akan luar biasa “sibuk” apabila disuruh mengerjakan pekerjaan seekor kancil. kenapa? secara sederhana karena berbeda kecepatan. berbicara kecepatan berarti berbicara masalah waktu.
    Apakah yang anda bayangkan jika setiap titik terkecil dari jagat raya pada detik ini adalah sama dalam segala hal dengan tahun 1 M. Jawabannya adalah detik ini adalah tahun 1 M.
    Bicara waktu tidak terlepas dari ruang. Ini lah Zahir..
    Yang menentukan adanya ruang dan waktu, dan Yang dibalik semua ini disebut Ghaib / Bathin.
    Allah tidak hanya meliputi yang Zahir tetapi juga yang Ghaib /Bathin.
    Allah menguasai ruang dan waktu. bukan dikuasai oleh ciptaannya itu.
    Manusia dapat bicara “ini takdir”, saat setelah sesuatu itu terjadi (suatu defiisi dalam waktu). Jika Allah berkata “ini takdir-Ku” apa yang anda rasakan? Anda tidak dapat bertanya “kapan”. Karena pertanyaan kapan hanya bagi manusia yang terkurung dalam ruang dan “waktu”.
    Memasuki wilayah ini sebagian nalar /akal kita menunjukkan suatu arah namun tidak akan mencapai gambaran sempurna. Itulah keterbatasan akal. Laksana anda berfikir dimanakah ujung langit? apa yang ada setelah ujung langit? apa yang paling ujung? apa setelah itu? kosong? sampai mana? 1200 cc otak manusia tidak akan dapat mencerna ini. Manusia hanya bisa menunjukkan suatu arah dan berkata ujung langit berjarak “tidak terhingga”. Jika batas kezahiran saja tergambar sebagai “tidak terhingga”. Dapatkah anda membayangkan yang Bathin? jawabannya Tidak.
    Kenalilah Allah sebagai Zat yang Maha Tinggi. “di atas segala-galanya”.
    Jangan mempersonifikasikan Tuhan. Karena sifat-sifat mulia manusia di atas mahluk lainnya hanya serpihan kecil dari sifat Tuhan Sang Maha Pencipta.
    Apa yang diberikan Allah sebagai “kebebasan” adalah kebebasan di mata manusia. Bagi Allah “kebebasan” dan “ketetapan” adalah menyatu dalam kuasa-Nya.

    Wallahua’lam.

    Like

  18. Sesungguhnya Allaah tidak perlu dicari dengan macam macam analisa yang rumit,karena kemampuan manusia untuk menganaalisis,berpikir macam macam,lalu mengambil kesimpulan,itu tidak lain karena anugerah hidup(ruh) yang telah diberikannya kepada setiap manusia.Tanpa ruh tidak mungkin manusia dapat berpikir,apalagi bertindak.Oleh sebab itu kesadaran yang timbul dari setiap manusia untuk bisa bertemu dengan yang punya Ruh adalah kesadaran yang tertinggi.Siapa saja yang tidak yakin dengan pertemuan dengan NYA,sesungguhnya dia dalam keadaan sesat yang membingungkan (surah 10:11).Keberadaan Tuhan yang kita rasakan selagi kita masih hidup itulah yang ingin diwujudkan,kita mersakan kehadiran NYA detik demi detik karena kita diberi hidup oleh NYA.Tanpa hidup tak mungkin kita bisa berfikir,oleh sebab itu seharusnya pikiran kita adalah harus dibimbing oleh yang membuat pikiran itu.

    Like

  19. jika kita hanya mencari itu blm tentu dpt. siapa sebenarNya allah itu. menurut sy Allah hnya nama bukan? siapa sebenarnya yg memiliki nama tsbt, jd itulah kunci yg sebenarnya.

    Like

    • Allah itu jika dikatakan Ghoib tidak sekedar ghoib saja tetapi Ghoibul Ghoib (Ghoib diatas segala Ghoib yang ada). Tapi dikatakan Nyata memang sifat Nya nyata (wujud), namun kita saja yang tidak berupaya mewujudkan untuk lebih dekat dengan DIA.
      Sudah ketemu dengan yang Mas Herman cari ?? Dimana keberadaan Allah ?? Dan apa kaitannya dengan kita diciptakan dimuka bumi ini ??? Allahu Akbar.

      Wasalam,
      H Yana,

      Like

  20. salam mas dony alhamdulillah senang sekali bacanya mdh2an pencariannya terus berlanjut sesungguhnya bukan hasil yg allah kehendaki tetapi PROSES itu yg menjadi tolok ukur tidak ada seorang mahkluk didunia ini yg masuk surganya Allah atas amal perbuatanya. ini bukan tanggapan ataupun komentar ini sebagai ucapan syukurku pd Allah bisa membaca tulisan mas dony, semoga kita selalu dalam bimbinganNYA.

    Like

    • Asalamu alaikum, wrwb,
      Sudah ketemu dengan guru yang bisa membimbing kta untuk mengenal Allah Kang ??? Jangan berlama-lama, Allah itu ada dalam diri kita. Semoga kita menjadi hamba-hamba yang dipilih oleh Dia untuk menyampaika kebenaran tentang bagaimana sesungguhnya hidup yang DIA inginkan. Subhanallah, Allahu Akbar.

      Wasalam,
      H Yana.

      Like

  21. tunjukanlah aq jalan yang lurus, jalan yang engkau tunjukkan pada nabi muhammad SAW

    tuntunlah aq dalam setiap langkah hidupku, gerakkan aq agar selalu di jalanmu, mampukan aq untuk senantiasa beribadah kepadamu,aq sungguh tak punya kemampuan karena engkaulah yang memampukan aq,ya Allah bimbinglah aq…

    Like

    • Allahu Akbar. Saya sungguh terharu dengan keinginan dan keikhlasan serta kepasrahan anda dalam rangka ingin lebih dekat dengan DIA dan menjadi Hamba-hamba pilihan NYA. Memang harus seperti itu awal kita untuk lebih dekat dan bahkan mengenal DIA. Segera wujudkan keinginginan tulus anda tersebut. Insya Allah saya akan mencoba dengan ijin NYA membimbing anda jika anda sungguh-sunggah. Selanjunya bisa email ke alamat email saya : beri_yana@yahoo.co.id
      Wasalam,
      H Yana

      Like

  22. Assalamu’alikum wr. wb

    Tanpa mengenal Nya berarti kita hanya kenal nama saja.
    Berarti kita Shalat cuma menyembah nama saja.

    Alhamdulillah saya telah dapat jawaban semuanya itu.
    Kalau ada yang serius mencari tentang Hal Agama ini, dan mau belajar, saya bersedia menunjukkan tempat belajarnya.
    Dan bila ada yang ingin berdiskusi untuk tau lebuh dalam silahkan email saya ke: begitucepat@yahoo.com.

    Sia-sia hidup kita kalau beribadah tanpa ber ilmu…….

    Like

      • Sudah ketemu dengan jalan menuju langkah yang diingikan Allah sesungguhnya ????
        Jangan berlama-lama, sungguh nikmat menjadi orang yang dipilih dan dicintai DIA. DIA tidak mau banyak keinginan saja tapi Wujudkan !!!! Tidak ada kata terlambat. Balas ke alamat email saya (beri_yana@yahoo.co.id)

        Wasalam,
        H Yana.

        Like

  23. saya tidak mau banyak jawaban ” KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH SWT ” Bersyukurlah kepada ALLAH swt. semua yang ada jiwa dan raga kita hanya milik allah swt kita tidak bisa memiliki jiwa dan raga ini……….ini semua milik allah swt. hidup harus banyak bertaubat dan bersujud semuanya hanya milik allah swt……..ingat milik allah swt. kembalikan jiwa dan raga ini kepada pemiliknya (Allah swt) dengan jalan lurus jalan yang diridhainya (ISLAM).

    Like

    • ruh kita adalah ghaib, allah pun juga ghaib, ruh kita akan kembali kepada yg punya ruh, yaitu allah, ruh itu tidak tidur dan tidak mati.

      allah itu sangat dekat dgn kita, hanya saja kita tidak
      memutar gelombang frekwensi ke frekwensi yg allah pancarkan. sama hal nya dgn kita menonton siaran sctv karena kita memutar gelombang tv kita ke frekwensi stasiun sctv pancarkan.

      ilmu yg mempelajari ini, ialah ilmu tasawuf.
      untuk mempelajari ilmu tasawuf harus melalui mursyid/pembina/pembimbing/guru. al kahfi 17.

      bagi org2 yg tersesat tidak akan mendapatkan wali mursyid. (al kahfi 17).

      wali allah belum tentu mursyid.
      tetapi mursyid sudah tentu wali allah.
      mursyid di pilih bukan oleh manusia melainkan allah, begitu pula murid nya.

      Like

  24. Mohon Ampunan sblmnya kepada Allah swt dan maaf da Don dan rekan2 semua,
    Perkenalkan da Don, ambo hanif, urang padang lo.
    Semua yg uda Don ceritakan 100% sama persis dg yg saya pikirkan selama ini, dan sampai saat ini saya blm mendapatkan jawabannya. Jadi gini, sebetulnya kl seandainya Allah tdk menciptakan Syetan, psti sma manusia akan msk syorga. Tapi itulah ujian yg diberikan Allah kepada manusia dg menciptakan Syetan. Yg menjadi pertanyaan saya :
    1. Dalam ajaran agama Islam (dlm Al quran & Hadist) siapa saja manusia yg dipstikan msk syorga/neraka? Apakah kita msk gol. syorga/neraka?
    2. Allah Maha Adil, dan Allah berfirman bahwa : “Tidak ada cobaan diberikan kepada manusia kcuali sesuai kemampuan manusia tsb”. tpi kenyataannya, knpa cobaan yg diberikan kepada manusia berbeda2, yg mennentukan kita manusia msk syorga/neraka.
    Sementara ini cukup 2 dulu pertanyaan dari saya, mohon pencerahannya, Terimakasih.

    Like

  25. Allahu akbar,
    jika Allah berkehendak atas diri, sedetikpun bisa kita menjadi orang/hamba yang DIA pilih. Seperti yang dituliskan dalam firman-NYA di surat Maryam 58. Ciri-ciri orang yang beriman menurut yang DIA katakan, “apabila kita mendengar dan menyebut nama Allah, hatimya bergetar, lalu kita tersungkur/bersujud dan menangis, mengingat akan dosa-dosa kita, maka itulah Iman yang sebenarnya.” Dapat kita rasakan hanya dengan hati yang ikhlas dan pasrah.
    Lillahi ta’alaa.

    Like

  26. Ada salah satu kiat yang siapapun bisa merasakan kedekatan dengan sang Pencipta (Allah SWT). Bisa siapapun mencobanya dan bisa merasakan hadirnya Allah dalam diri, tapi itupun jika DIA berkehendak. Sebagai berikut :
    “Ruh kita adalah Zat ALLAH yang saat usia kita 4 bulan dalam kandungan ditiupkan kedalam janin ibunda tercinta. Selama ini kita melupakan adanya zat Allah (ruh dalam diri) akibat terpengaruh oleh banyaknya keinginan alam pikir (otak) kita, misal : minta kaya, jabatan, pacar yang tepat, kebahagiaan dll. Akal menjadi prioritas yang didahulukan untuk mencapai sesuatu keinginan tanpa dibarengi dengan keinginan RUH kita. Ruh karena berasal dari SINAR ALLAH yang benar-benar polos dan selalu jujur kita tinggalkan.”
    Bisa kita coba kebenaran Allah, sebagai berikut :
    “Setelah kita shallat Isa, dalam keadaan masih diatas sajadah, kita duduk tafakur sambil wajah tertunduk (santun dihadapan DIA), mata terpejam agar tidak melihat kebendaan yang ada disekitar kita supaya lebih fokus dan menguatkan niat bertemu zat ALLAH dalam posisi kaki sedang tahiyat awal. Perbanyak baca istigfar sambil mengingat dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Pada saat hati kita bergetar keras, segera ucapkan dengan sungguh-sungguh : “MOHON AMPUNANMU YA ALLAH, HAMBA BANYAK SLAH SELAMA INI.”.
    Jika ingin menangis, menangislah dengan jujur jangan malu karena saat itulah kita sedang menangis dihadapan ALLAH yang maha jujur, pengasih dan penyayang. Jangan minta apa-apa, karena sebutir hatimu berbisik AKU MAHA TAU. Kata Allah.
    Jika saudara lahir bathin saat melakukan hal spt itu merasakan nikmat yang tidak pernah dirasakan sebelumya dapat bertanya ke saya melalui email saya (beri_yana@yahoo.co.id).
    Lillahi ta’alaa lahaula walaquwwata ilaabillah. Allahu akbar.

    Like

  27. jadi, kesimpulannya, Allah itu memberikan kita akal dan fikiran, dan Allah membantu kita dalam kehidupan sehari-hari jika kita beriman kepadanya??
    contoh, ada ujian, guru mengawasi seluruh murid di kelas itu. lalu, dia melihat anaknya di dalam kelas itu, lalu dia membantu anak itu dalam mengerjakan soal ujian itu. apakah itu adil???
    Allah juga seperti itu. Allah adalah adil……..

    saya masih belum mengerti dengan penjelasannya min……
    saya sih mengerti sih mengerti, jadi menurut kesimpulan yang saya pahami, kita berjalan, berlari, makan, minum, menulis, itu adalah akal dan perbuatan kita sendiri. dan Allah menciptakan hukum alam yang disebut dengan takdir. dan ALlah akan membantu kita mencari hukum alam-Nya jika kita berdo’a. dan lauhul mahfuz itu bukan kisah, tapi takdir (hukum alam). Allah mengetahui rahasia hukum alam di langit dan bumi…….

    bener nih kesimpulan saya?

    Like

  28. Alhamdullillahirobbilalamin, ya Rab ! Tolonglah kami, Lindungilah kami dan Selamatkanlah kami”. bimbinglah aku tuk dapat mengenal diriku, yang kuinginkan hanya kembali padamu amien !!!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.