Hidup ini sangat indah sekali. Paling tidak, itu yang saya rasakan. Tak hentinya saya mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada saya dan keluarga.

Betapa tidak.

Saat ini saya dan keluarga sudah hampir melewati tahun ke-4 dan menjelang tahun ke-lima, tinggal dan kerja di London. Alhamdulillah, semuanya baik-baik saja, sehat-sehat saja.

Dulu, pertama mau ke London, rasanya berat dan ragu juga. Soalnya, hanya ditawari kontrak 6 bulan, walaupun katanya akan diperpanjang.

Kalau soal Visa sih nggak masalah, tapi, kalau lewat 6 bulan, terus kontrak ternyata nggak diperpanjang, gimana? Padahal sudah bawa keluarga.

Bismillah saja, sambil senantiasa berdoa.

Benar saja. Kontrak nya diperpanjang terus. Akhirnya jadi juga 1 tahun, sebagai pegawai kontrak.

Terus terang, ini adalah pengalaman pertama menjadi pegawai kontrak. Selama ini, selalu saja jdi pegawai tetap, jadi nggak pernah kebayang akan pindah kerja.

Tapi, sejak disini, kerja sebagai kontrak, harus siap-siap jika projectnya habis.

Pernah juga kepikiran untuk kembali menjadi pegawai tetap. Pas waktu itu Airproducts UK nawarin. Tapi, setelah dipertimbangkan masak-masak, termasuk apa memang mau disini seterusnya, plus juga ternyata baru tahu kalau jadi pegawai tetap, gajinya malah turun.

Akhirnya diniatkan lah untuk menjadi pegawai kontrak saja deh, dan bilang sama boss sory deh nggak mau jadi pegawai tetap.

Alhamdulillah, sampai saat ini, sudah pindah kerja 4 kali, dalam kurun waktu 4 tahun, masih tetap sebagai pegawai kontrak.

Sampai kapan akan tetap tinggal di London?

Tentu saja selama Allah merestui dan mengijinkan.

Patokannya adalah selama aqidah Islamiah saya dan keluarga bisa terjaga, selama saya bisa menjalankan sholat lima waktu tanpa halangan, selama masih mampu menjalankan Syariah Islam, dan selama anak-anak saya masih mengenal Tuhannya dan Agamanya, walaupun hidup dilingkungan non-muslim, dan selama kita bisa menikmati hidup tanpa harus mengorbankan aqidah Islam, maka selama itulah saya akan disini.

Karena saya berprinsip, bumi ini adalah kepunyaan Allah SWT, kita bebas kemana saja, selama itu adalah dalam bagian mengabdi kepada NYA.

Maka, selayaknya saya bersyukur dan bersyukur atas karunia yang telah diberikan ALLAH SWT kepada saya dan keluarga.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan” surat Ar-Rahman ayat 13.

2 Comments »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.