Menjelang memasuki bulan ramadhan, seperti biasa, banyak sudah ajaran-ajaran, aturan-aturan, serta persiapan-persiapan dilakukan oleh umat Islam di Indonesia maupun di dunia.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW juga mengimbau umatnya untuk bersiap-siap menyambut bulan ramadhan, bulan yang pernuh berkah, dimana segala macam pahala akan dinilai berlipat ganda.

Sebaiknya, kalau bisa, di bulan Sya’ban pun, yaitu bulan sebelum Ramadhan, kita disunatkan untuk berpuasa demi melatih dan mempersiapkan diri kita, sehingga tidak kaget ketika mulai berpuasa di bulan Ramadha.

Pendek kata, Ramadhan adalah bulan yang diberikan sepenuhnya oleh ALLAH SWT bagi umat Islam untuk membasuh diri, menghapus dosa dan menambah amal perbuatan sebagai bekal menghadapi hari akhirat nanti.

Kalau kita pikir-pikir, Allah itu luar biasa baiknya. Dia tahu bahwa MANUSIA adalah makhluk yang lemah, yang pelupa, yang gampang tergoda oleh nikmatnya dunia, harta, dan wanita. Allah tahu bahwa kita manusia ini adalah makhluk yang suka bikin onar, suka bikin masalah, pembangkang, dan sok tahu. Allah tahu itu.

Sehingga, ketika Nabi ADAM as, diciptakan, malaikat pun bertanya kepada Allah mengapa sampai diciptakan segala manusia, nanti paling-paling bikin kacau aja, kira-kira begitu, seperti terdapat dalam Surat Albaqarah Ayat 30, yang artinya kurang lebih:

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

Ternyata memang terbukti dikemudian hari dan sampai saat ini, manusia tak lain kerjanya cuma bikin kacau, perang, berlomba-lomba menguasai dunia dan memenuhi hasrat duniawinya.

Coba kalau kita pehatikan berapa banyak yang sebenarnya senantiasa mengingat Allah dan senantiasa berbuat kebaikan di muka bumi ini, sekaligus berapa banyak yang mengakui ke esaaan Allah SWT DAN mengakui Muhammad SAW adalah utusan NYA, Al-quran panduannya yang harus diijalani dan diamalkan.

Agama Islam saja didunia saat ini bukanlah agama yang paling banyak penganutnya, yaitu sejumlah 1.3 Milliar orang atau kurang lebih seperlima penduduk bumi ini, bandingkan dengan Agama Kristen yang mempunyai pemeluk sebanyak 2.1 Milliar orang.

Islam sendiri ada 2 cabang besarnya, yaitu Suni yang dianut oleh 85% dari Umat Islam, dan Shiah sebanyak 15%.

Suni sendiri mempunyai 4 mahzab yang terkenal yaitu Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali, sedangkan Shiah mempunyai Jafari, Ismailiyah, Zaidiyah, Alani dan Alevi.

Terlepas dari hal diatas, prinsipnya sama yaitu mempercayai Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagia utusannya, serta berpegang kepada Al-Quran dan Hadist.

Kembali ke sifat manusia yang memang sombong, takabur, lalim, mengingkari nimat Allah, , banyak dikatakan didalam Al-Quran.

Salah satu contohnya adalah seperti pada surat Ibrahim Ayat 34 yang artinya kurang lebih:

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat lalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

Dan pada surat Al-Ma’aarij ayat 19 yang artinya:

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir

Adalagi surat lainnya yang menjelaskan sifat jelek manusia, yaitu Surat Al-Fajr ayat 15 dan 16, yang artinya:

Ayat 15: Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-NYA kesenangan, maka dia berkata:”Tuhanku telah memuliakan ku”.

Ayat 16: Adapun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata:”Tuhanku menghinakanku”

Itulah manusia dengan segala kejelekan sifatnya.

Tapi Allah Maha Pengasih lagi Maha Pemurah. Tapi, jika Allah marfah, siksanya keras luar biasa. Salah satu kemurkaan Allah dapat dilihat pada Surat Ali Imran ayat 112, yang artinya kurang lebih:

Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas.

Jika kita ikut perintahnya seperti yang diturunkan kepada Rasulnya, maka akan selalu ada peluang kita dimaafkan dan akhirnya masuk ke Syorga.

Diantaranya adalah banyak berzikir dan ber-istigfar, akan mengurangi dosa kita.

Tidak cukup begitu saja, Allah pun masih memberi kita kesempatan yang sangat besar untuk beramal dan menghapus dosa-dosa kita, yaitu Bulan Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan berkah. Amal ibadah yang kita kerjakan, akan dinilai berlipat ganda dan mendapatkan pahala yang luar besar.

The Ultimate Prize yang disediakan oleh Allah bagi umat ISLAM adlah malam Lailatul Qadar yang bernilai ibadah selama 1000 bulan.

Apa yang kurang coba dari nikmat dan keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Besar Muhammad SAW?

Ibarat kata, kalau kita bikin dosa di 11 bulan lainnya, maka masih diberi kesempatan untuk membersihkan diri pada satu bulan Ramadhan.

Coba, mana ada umat sebelum umat Nabi Muhammad yang diberi kemewahan seperti ini?

JIka kita diberi kesempatan oleh ALLAH SWT untuk bisa memasuki bulan ramadhan, maka manfaatkanlah sebesar-besarnya dalam kerangka menambah amal ibadah dan menghapuskan dosa serta mempersiapkan diri kita menuju hari kematian kita.

Apa nggak kepengen masuk syorga dan menghindari neraka?

Beda itu antara Syorga dan Neraka. Jangan bilang sama. Allah sendiri mengatakan dalam Surat Muhammad ayat 15, seperti dibawah ini:

Apakah perumpamaan penghuni syorga yang dijanjikan oleh Allah kepada orang-orang yang bertaqwa yang didalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring, dan mereka memperoleh didalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal di dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidh sehingga memotong-motong ususnya?

Maka dari itu, yuk sama-sama kita tingkatkan amal ibadah kita di bulan ramadhan ini.

Sebelumnya, saya mohon maaf lahir dan batin.

Selamat Berpuasa.

7 Comments »

  1. Sungguh keindahan islam akan semakin terang jika tiap-tiap penganutnya lebih dulu menghias pribadi dengan nilai-nilai keindahan islam itu sendiri dalam kehidupan kesehariannya…Semoga Allah mudahkan kita untuk melakukannya…Insya Allah..amin

    Like

  2. saya mau tanyak……..
    islam adalah agama yang menghormati dan mengakui adanya agama laen,,,,bukankah itu sama saja dengan kita sebagai orang islam mengkui agama laen itu ada dengan tuhannya menurut keyakinannya,,,,,apakah itu juga berarti kita mengakui bahwa tuhan bukan cuman satu…….
    teruzzzz kita hidup didaerah yang berdampingan dengan agama laen,.,,pada waktu hari raya idul fitri agama laen mengucapkan selamat hari raya buat kita,apakah besok pada hari rayanya kita juga harus membalas,menghormatinya sama seprti mereka dengan mengucapkan selamat hari raya buat mereka,,,,,,berarti kita juga mengakui donk,,,lok ada tuhan selain allah swt…..
    saya mohon penjelasannya yang rinci,,,apa yang harus dilakukan oleh oarng muslim di dunia untuk menghormati agama laen…..??????
    makasih sebelumnya…

    Like

  3. mengapa selalu aku yang mengalah,,,
    tak bisa kah kau berfikir sedikit tentang hatiku,,,
    mengapa ku yang harus selalu mengalah,…..
    pantaskah hatiku masih bisa bersamamu,,….

    jelaskan padaku … isis hatimu….
    seberapa besar kau yakin pada ku….
    tuk tetap bisa bertahan dengan mu….
    menjaga cinta ini……

    ho…..ho….ho…ho…ho…ho……

    Like

  4. Assalamualaikum, bahwasanya didalam Al-quran dan hadis sendiri ada mengatakan bahwa tiada tuhan selain ALLAH SWT. Betapa indahnya bila kita amat mendalami ajaran2 agama islam. Kita sebagai umat islam juga harus saling menghormati dan berbuat baik sesama agama maupun berlainan agama,jika kita smpai menyakiti mereka bererti kita juga menyakiti Baginda Nabi dan Allah..begitulah Islam islam mengajarkan kita..betapa indahnya ajaran Islam..ALLAHUAKBAR.;)

    Like

  5. apa yang penting, bca lah al-quran dan fahami makna2nya (hadis) kerna dari situlah smua tentang Islam complete dturunkan dari wahyu-wahyu ALLAH SWT. kadang kala manusia mudah leka dan bosan mendengar ceramah yg panjang lebar tentang Islam dan selepas keesok-esokkan harinya mudah lupa,maka dengan membaca Al-quran kita akan sentiasa ingat danberasa tenang,so jadikan Al-quran pendamping hidup kita sehari2

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.