lulroundel.jpg Sebenarnya hal ini sudah diketahui oleh masyarakat London, sering disebut juga Londoner, bahwa mulai Senin Sore jam 6 sampai KJamis sore jam 6 pula, mulai tanggal 3 sampai 6 September 2007, para engineer yang bekerja pada perusahaan bernama metronet akan mogok bekerja.

Metronet adalah perusahaan yang bertanggung jawab terhadap maintenance hampir seluruh railtrack London Underground lengkap beserta trainnya dan signal pula.

Nah, ceritanya, si Metronet ini bulan lalu jatuh bangkrut alias pailit. Walaupun demikian, saat ini Metronet lagi dibawah kendalinya si Administrator, yang nantinya akan menentukan nasib kelanjutan Metronet beserta karyawannya.

Para karyawan Metronet yang berjumlah kurang lebih 3000 orang ini merasa periuk nasinya terancam, jika perusahaan ditutup atau diambil alih oleh pihak ketiga. Karena mereka khawatir akan terjadi pengurangan pegawai alias dipecat.

Yang mereka khawatirkan adalah jelas, hilangnya pendapatan serta yang penting hilangnya dana pensiun mereka.

Seluruh 3000 karyawan Metronet ini tergabung dalam Serikat Pekerja, atau Union yang bernama RMT (Rail, maritim and Transport) Union.

Walaupun Ken Livingston sudah meyakinkan bahwa Transport for London, perusahaan penguasa segala Jenis Transportasi di London yang dimiliki oleh Pemerintah London, akan mengambil alih Metronet lengkap beserta karyawannya, yang artinya bakalan tidak ada yang akan dipecat, tapi tetap aja RMT nya nggak percaya.

Soalnya, Ketua nya bilang, surat dari Administrator kurang tegas dan tidak meyakinkan, makanya kami tetap mogok selama 72 jam.

Alhasil, dari 12 jalur Underground di London, hanya 2 yang bisa beroperasi, karena kedua jalur tersebut, para pekerja nya tidak bernaung dibawah bendera RMT.

Sehingga bisa dibayangkan, jika 3 juta pengguna Underground di London yang biasanya dilayani oleh 12 jalur, sekarang hanya tinggal 2 jalur saja.

Saya, yang biasanya menggunakan Jalur Distric dari Wimbledon ke Paddington, terpaksa harus mencari alternative lain, karena jalur distrik line berhenti total.

Pagi ini, saya harus menuju London Waterloo menggunakan British Rail, kemudian pindah ke Jalur Jubilee dan turun di Baker Street. Dari sana mesti nyambung lagi naik Bus no 27 ke Paddington.

Train jalur Jubilee luar biasa penuhnya, wallaupun Trainn ya sudah jalan setiap 1 menit.

Sampai di Paddington, sudah penuh dengan para commuter yang akan menuju tempat kerjanya masing-masing.

Alhasil, jika biasanya hanya membutuhkan waktu perjalanan 40 menit untuk samapi di kantor, pagi ini saya menghabiskan 1.5 jam. wuih. Kurang asem juga tuh Union.

nanti sore, mau pulang, mesti mikir lagi nih, mau lewat mana. Tapi, expect unexpected.

Pernah juga kepikiran bawa mobil, tapi macet nya pastilah plus parkir nya sehari sudah GBP18.

Jadi, kalau berencana liburan ke London, ojo saiki ya, sabtu aja, soalnya Jumat pagi si union sudah capek mogok dan akan mulai kerja lagi.

Mudah-mudahan nggak ada mogok lagi, soalnya katanya kalau nggak tercapai kesepakatan, Senin bakalan ada mogok lagi.

Yahhh, mungkin inilah namanya demokrasi, sang buruh sangat kuat sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.