My Story

Apa Pekerjaan Yang Paling Kita Inginkan?

Bekerja, mungkin bisa dikatakan, bukanlah suatu yang kita impikan atau ingin dikerjakan. Bekerja adalah suatu keharusan bagi sebagian besar kita (kalau nggak mau dibilang seluruhnya).

Ada juga memang orang bekerja hanya karena mengisi waktu luang, karena memang sudah kaya raya dari kakek moyangnya (jangan tanya kaya dari mana), jadi nggak kerja pun bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Lupakan segelintir orang itu yang niscaya tak lebih dari 1% penduduk dunia.

Yang 99% nya ini, yang harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup dia dan keluarganya. Coba kalau tiba-tiba di PHK, pasti bingung kan, dan harus segera mencari kerja. Terutamanya kita di Indonesia, dimana Pemerintah belum mampu menjalankan tugasnya sebagaimana layaknya.

Di negara maju, Pemerintah bertanggung jawab untuk memenuhi hak warga negara nya akan Pendidikan dan Kesehatan secara cuma-cuma. Sehingga orang tua bekerja demi “dapur ngebul”
,kata orang Jakarte, plus buat tabungan buat biaya Kuliah anak-anaknya nantinya.

Di Indonesia, orang tua harus bekerja bukan hanya biar dapur ngebul, tapi juga mesti mikirin biaya sekolah dasar maupun lanjutan, ntar dulu biaya kuliah.

Sehingga orang bekerja apa saja, kalau bisa halal, kalau nggak ya gimana lagi. Nggak peduli apakah dia menyukai pekerjaannya itu atau tidak, pokoknya harus kerja.

Hampir kebanyakan kita bekerja melakukan sesuatu yang kita tidak terlalu menyukainya. Tapi apa daya, kita “disuruh atau dipaksa ” untuk menyukainya, istilah katanya, menikmatinya. Dalam agama Islam disebut menyukurinya.

Tapi, kalau kita mau jujur, apa sih yang mau kita lakukan yang kita benar-benar menyukainya?

Ada sebuah cerita di London. Seorang pekerja di bidang financial, setelab bekerja 10 tahun, dia memutuskan berhenti bekerja dibidang yang dia sudah geluti, untuk beralih menjadi: penjaga kebun binatang di London Zoo.

Dia memutuskan berhenti bekerja setelah merasa cukup, dalam arti relatif ya. Karena semasa menjadi pemain saham di City, yang memang pendapatannya luar biasa, dia bertekat, suatu waktu akan berhenti bekerja dan pindah melakukan pekerjaan yang dia benar-benar menyenanginya.

Gaji nggak jadi masalah. Toh sudah punya rumah di London, belinya cash lagi, punya tabungan lumayanlah. Yang penting, dia tidak mau kerja begini terus, yang intinya tidak memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat umum.

Saat ini dia bekerja di London Zoo menjadi pengasuh Gorilla. Gaji memang kecil tapi karena dia sudah punya rumah, lunas lagi, punya tabungan sedikit, jadi nggak masalah. Dan dia mengaku puas menjadi pengasuh gorilla, dan tidak pernah menyesal melepaskan kerja di bidang financial yang penuh ke-glamour-an.

Banyak orang berkeinginan untuk berhenti bekerja dan kemudian ingin melakukan sesuatu yang bena-benar ia inginkan, bebas dari tekanan ataupun perintah orang lain atau atasan.

Tapi, jika tidak mempunyai kemampuan finasial, sulit teruwujudkan alias tinggal angan dan keinginan semata.

Saya pun punya keinginan seperti itu. Tapi karena saya nggak bekerja di bidang financial, maka saya belum berani bikin time table kapan harus berhenti bekerja dan melakukan hal-hal yang paling saya senangi.

Tapi, Apa yang akan saya lakukan jika sudah tercapai titik tersebut?

Saya ingin menulis buku dan juga terjun kebidang sosial mendirikan yayasan dari penghasilan dan tabungan saya kemudian membantu anak-anak Indonesia agar mereka bisa mempunyai masa depan yang lebih cerah.

Saya nggak tahu kapan tapi setidaknya itulah hal yang paling saya ingin lakukan nantinya.

Categories: My Story

Tagged as:

4 replies »

  1. Mas Doni,

    Seneng juga baca cerita2-nya mas Doni tentang karir, kehidupan, ilmu pengetahuan, dan oil and gas
    Baca tentang Visa HSMP bagian 2 yang menarik, kebetulan seperti mas Doni dulu saya saat ini lagi ditugasin di KBR Asia Pacific yang markas besarnya di 79 Anson Road, tugasnya juga sama yaitu Piping Stress Engineering.

    Kirim lagi cerita-cerita yang bagus ya, seperti sepakbola juga oke, karena saya juga penggemar sepakbola.

    Like

  2. tulisan yg menarik
    sepertinya kita punya cita2 yg sama mas tp krn masih se-umur toge jadi blum brani untuk resign. Sukses slalu mas, mudah2an bisa mewujudkan cita2 secepatnya 🙂 aamiin.

    Like

  3. hi mas Don. saya udah lama memperhatikan dan mengikuti blogspotnya mas Don. kira-kira sudah 6 bulan ini tetapi tidak pernah mereply-nya.oops.. Info dari Ceritaku selama mas Don di Inggris membangkitkan semangat saya untk meneruskan cita-cita working in England. but i know it takes a lot of time to fullfilled. i hope the information u have given to me/us will continued. i really hope so. Saya udah di semester trakhir dan sedang merampungkan skripsi, rencananya mau bekerja di Inggris. Kira-kira ni mas…. paling tidak saya harus bekerja beberapa tahun dulu di Indonesia atau langsung aja apply Job di Inggris???? dengan berbekalkan pengalaman kerja sambilan di Indonesia selama kuliah. mungkin sounds ridiculous, but may I have ur advice or something like that.. i really need some one who give me precious advice?

    baru-baru ini saya dapat info dari migrationexpert.com tentang pengurusan visa. saya sedang mempelajarinya.

    anyway, CHELSEA ROCKS!!!especially John Terry right? pernah ke New Wembley mas? penasaran banget ma Stadium yg biaya renovasinya sampai puluhan trilyun rupiah.

    Like

  4. Good story and good blog mas Donny,
    Salam kenal dari saya, kebetulan kita sama sama tinggal di UK…Saya berdomisili di Aberdeen Scotland
    Membaca pengalaman mendapatkan HSMP, sangat menarik..
    Kebetulan case saya sedikit berbeda, dapat beasiswa di salah satu negara eropa dan kemudian alhamdulilah dapat pekerjaan di salah satu oil company di Aberdeen..
    Mudah mudahan kita bisa berkenalan langsung, di Aberdeen sendiri cukup banyak komunitas masyarakat Indonesia…

    Salam kenal

    Zein
    Aberdeen – Scotland

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.